Kemarin atau kemarin lusa atau minggu lalu atau bulan lalu atau
mungkin juga tahun lalu. Entahlah saya tidak terlalu ingat.. yang saya
ingat adalah kata kata yg saya baca "sometimes the words is enough, not
the person". Adakalanya saya setuju dengan kata-kata tesebut, adakalanya
juga tidak. Dikatakan setuju ketika semua berjalan sesuai dengan yang
diharapkan, saling bahagia, bertukar fikiran, saling pengertian, saling
meengingatkan satu sama lain dan mengerti posisi masing masing entah itu
keberadaanya, sifat aslinya, kedewasaaannya, cara berfikirnya dan
segala macam yang berkaitan dengan pola fikir dan perangai manusia.
Walau itu semua hanya dilakukan melalui alat komunikasi. :)
Dikatakan
tidak setuju yaa tentu semua hal yang bertentangan dengan apa yang
telah saya tulis sebelumnya. Dan ketika kita tidak menyetujui hal
tersebut tentu saja tidak hanya sekedar kata-kata yang kita butuhkan,
tapi juga seseorang yang kita sayang hadir disamping kita. Menguatkan
keberadaan kita yang sedang sedih dan merasa terjebak dalam kesendirian.
Celakanya
adalah, ketika kita membutuhkan sosok orang yang kita sayang untuk
lebih menguatkan dan memuat kita lebih tegar dengan segala yang sedang
kita hadapi, tapi orang yang kita sayang tersebut kurang peka dengan
permasalahn yang kita punya. Sehingga, kita cenderung untuk tertutup dan
membiasakan diri untuk menyelesaikan semuanya sendiri tanpa bantuan
dari siapapun. Maka dari itu, sayang terhadap sesorang dan menjaga
kepercayaan orang yang kita sayang memang penting, tapi yang lebih
penting adalah bagaimana cara kita untuk mencintainya dan berusaha untuk
lebih mandiri dalam mengahadapi segala macam apapun yang terjadi.
Karna, jika kita menunggu sosoknya datang untuk membantu kita
menyelesaikan semua masalah yang kita punya, maka kamu akan terjebak
dalam kesedihan yang teramat larut dan perlahan-lahan kamu lelah dan
akan mati rasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar