Dunia itu persis seperti apa yang
kita bayangkan. Memang benar adanya pernyataan tersebut. Ketika kita berpikir
positif tentang segala yang ada dan yang mungkin ada berkaitan dengan kehidupan
kita, maka sesuatu yang positif itu akan datang kembali menghampiri kita.
Bagaikan magnet yang kedatangannya tidak perlu diminta, namun dengan sendirinya
akan berdampak baik dalam kehidupan. Lain halnya ketika kita memikirkan sesuatu
yang buruk, pesimis, dan tidak percaya akan kemampuan diri sendiri. Ketika kita
memikirkan segala sesuatu yang belum terjadi namun dengan penuh prasangka buruk
didalam pikiranmu, maka seolah-olah itu menjadi sugesti buruk yang dibuat oleh
diri sendiri sehingga tanpa diminta pun aura negatif akan menghampiri kita dan
meng-ijabah seluruh pemikiran negatif yang kita buat tentang diri kita. Pada
akhirnya sesuatu yang buruk tersebut menjadi kenyataan. Astagfirullah…
Dari sinilah kita harus bisa belajar
untuk mengolah pikiran menjadi lebih baik, dalam arti kita bisa memanage
pikiran-pikiran yang berkecamuk dalam benak untuk kemudian diolah kearah
positif. Selain olah pikir, kita juga harus mengokohkan olah hati. Sebab sumber
dari segala sesuatu baik yang negatif dan positif itu berasal dari hati. Memang
hanya Tuhan lah yang paling bersih NamaNya dari segala apapun. Tiada yang bisa
menandingi kebesaran, kemuliaan dan ke-Esaan Tuhan. Tuhan maha tahu atas segala
sesuatu yang dipikirkan oleh hambanya. Tuhan juga maha membolak balikkan hati
manusia. Oleh sebab itu, Tuhan menganugrahkan kita Hati dan Akal agar kita bisa
menggenggam dunia. Dengan hati kita bisa menimbang baik dan buruknya sesuatu,
dengan akal kita bisa mendapatkan ilmu dan menciptakan suatu kreasi yang luar
biasa.
Maka benarlah adanya, jika kita ingin
berhasil berpikir positif lah dan berusaha semaksimal mungkin. Jikalau menemukan
hambatan atau batu sandungan dari apa yang telah kamu usahan janganlah putus
asa lalu berpikiran negatif atas rahmat dan takdir Allah. Semua masih bisa
dilalui dengan lapang dada, percaya bahwa perjuangan kamu tidak akan berakhir
sia-sia. Percaya bahwa Allah akan menjawab semua doa-doa kita, percaya bahwa
Allah akan melindungi kita dalam menuntut ilmu dan dilindungi dari
perbuatan-perbuatan curang yang membuat kita terbiasa melakukan hal-hal baik
dengan cara yang tidak baik. Percaya bahwa Allah akan membimbing kita kearah
yang lebih baik, percaya bahwa Allah akan mendekatkan kita pada jalan
kesuksesan, percaya bahwa setiap usaha yang kita lakukan akan membuahkan hasil.
Dan percaya bahwa Allah selalu menyayangi kita. Cukuplah jadi orang yang
bijaksana yang yang mempunyai framework lebih dari dimensinya, yang sopan
santun terhadap ruang dan waktu serta yang mengetahui pola hidup yang baik dan
yang buruk untuk kemudian kita bisa mengatur hidup kita menjadi lebih terarah. Belajar
untuk selalu rendah hati dan belajar untuk menjadi sang facet yang bisa
menempatkan diri terhadap ruang dan waktu, belajar untuk selalu istiqomah pada
niat-niat baik dan belajar untuk menjadi hamba yang tidak mudah putus asa serta
selalu berpikir positif atas rahmat Allah dan segala macam kekuasaannya. Semoga
Allah membimbing kita semua kearah kesuksesan dan kita bisa menggenggam dunia
dengan cara yang baik dan di ridhoi oleh Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar