Rabu, 17 Juli 2013

Journey ^^

     Jika harus meruntut kembali jalan hidupku, saya tak tau mesti mulai dari mana karna ingatan saya lumpuh seketika jika harus mengingat masa-masa lampau yang tidak menyenangkan :). hehe.. memang sih, pengalaman masa lalu itu sangat beragam ga hanya yang mellow2 aja, banyak senengnya juga koq ^^. Yang jelas setiap mengungkit masa lalu, rada sungkan aja karena terlalu banyak. :D
    hihii, padahal mah cuma pengen ngblog ga jelas aja.. *dasar anak alayy :D. Saya ingin bilang "Terimakasih ALLAH SWT" karena telah membuat saya setegar ini sampai berada di titik yang sekarang. Hari ini, jam segini, di tempat ini dan diruangan ini saya berada itu semua merupakan takdir yang memang harus saya lalui dan sedari dulu memang sudah dituliskan kepada saya. Saya tidak pernah menyangka akan berlari sampai sejauh ini, saya berharap semoga rezeki saya juga akan mengali banyak teruus menerus dan melimpah sehingga saya bisa lebih banyak berbagi lagi pada orang-orang sekitar dan terlebih lagi kepada orang-orang yang saya saayangi :)). 
     Dan apabila nanti saya harus berlari menggapai mimpi saya lebih jauh lagi dari tempat saya berpijak sekarang, saya berharap akan melalui hari-hari indah penuh perjuangan saya bersama orang yang saya cintai kelak dan orang itu adalah suami saya sendiri hhiii *so sweeett :*. yaah saya fikir ini adalah hal yang lumrah, karena pada dasarnya kodrat seorang wanita adalah menjadi ibu dan seorang istri dari pendamping dan anak-anaknya kelak :)). Oleh karena itu saya disini akan terus berjuang demi semuanya, orang tuaku, keluargaku dan orang yang aku sayang yaitu calon suamiku insyaALLAH. :))
     Berkat ridho dan kasih sayang Allah serta dukungan dari merekah saya bisa berjalan sejauh ini, semoga perjalanan ini akan terasa indah tanpa harus dilalui dengan mengeluh. Jaga semangat dan tetap istiqomah dengan niat mulia yang memang sudah sedari awal di tata dalam perjalanan masa depan ini. Untuk mimpi-mimpiku kedepan yang belum tercapai adalah pergi ke jepang bersama si Mas ganteng Chairul Fattah, liburan bareng, dan pergi ke tanah suci Mekkah bersama-sama. Amin amin amin ya Robbal'alamiin. :)) semoga semuanya berjalan dengan lancar dan kami semua diberikan kekuatan yang besar agar kami bisa tetap berada dijalan ini dengan sabar, ikhlas dan tawakal dalam menggapai ridho Allah. Allah kuatkanlah jodoh kami, kuatkanlah hati kami, kuatkanlah rezeki kami dan rasa sayang kami berdua hingga kami berdua benar-benar dipertemukan dalam ikatan suci yang di ridhoi olehMU dan kedua keluarga kami dalam ikatan pernikahan yang abadi, bahagia, sejahtera dan berkelimpahan rezekimu Allah. Kalo dalam bahasa islamnya sih *Sakinah, mawadah dan rahmah* hihiii :)) Amin Amin Aminnn

Kamis, 11 Juli 2013

Kehidupan

       Hidup itu adalah sebuah misteri yang harus di jalani oleh seluruh manusia di muka bumi ini. Misteri, yaa misteri... Karena setiap dari manusia tidak ada yang tahu jalan hidupnya akan berakhir seperti apa dan bagaimana. Tapi walaupun begitu, sebagai seorang manusia yang di anugrahi otak sebagai sarana intelektualitas untuk berfikir dan hati untuk merasakan sesuatu hal baik dan hal buruk, maka sudah sepantasnya manusia merencakan masa depan untuk kelangsungan hidupnya sebagai manusia seutuhnya. Nah ketika manusia diharuskan untuk merencakan hal tersebut, seorang manusia dihadapkan oleh dua kemungkinan yaitu kemungkinan terbaik dan kemungkin terburuk. Disaat itu lah sebuah hidup menjadi suatu pilihan. 
        Apakah masa depan mu akan menjadi cerah dan gemilang atau mungkin sebaliknya suram dan tak tau arah (Naudzubilah min dzalik) ini semua tergantung dari upaya seorang manusia untuk mencapai hal tersebut. Dan terkadang untuk mencapai sesuatu yang gemilang itu memang tidak melalui proses yang mudah melainkan melalui beberapa tahap cucuran keringat, darah dan air mata *lebay sih memang* tapi ini memang betul kok. Coba saja lihat tokoh-tokoh sukses yang ada di dunia ini,,!!! Apakah mereka begitu dilahirkan kedunia langsung menjadi orang sukses tanpa harus melewati masa kanak-kanaknya, masa sekolah, masa pencarian jati diri dan pekerjaan yang layak bagi kehidupannya di masa depan? jawabnya adalah tidak. Karena sejatinya, mereka mereka yang sudah terlebih dahulu sukses dan menggapai apa yang mereka impikan di masa depan, dilalui dengan penuh usaha dan proses yang keras bahkan tidak sedikit orang yang mengalami kegagalan dalam upaya mencari jati diri dan kesuksesannya. Tetapi kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, Allah akan mengangkat derajatnya jika orang gagal tersebut tetap menjalani ikhtiarnya untuk menjadi sukses.
       Doa-doa dari orang disekitar kita terutama orangtua juga bisa menjadi salah satu hal positif yang menjadikan kita semakin yakin dengan apa yang sedang kita tempuh dan jalani. Merasa terlindungi dan semakin mantap dalam menjalani proses menuju sukses. Maka dari itu, apapun proses yang kita hadapi ketika mengarungi kehidupan untuk mencapai sukses harus tetap kita lewati dengan tegar, ikhlas dan lapang dada. Yakinlah bahwa Allah akan senantiasa menjaga dan menemani kita melewati proses tersebut. Allah tidak tidur, Allah maha mengetahui segala sesuatu di muka bumi ini. Sehingga Allah pun tahu, mana hambanya yang benar-benar punya niat dan tekad yang kuat untuk membahagiakan orang-orang yang mereka sayang terutama orangtua dan keluarganya. Oleh karena itu, berbahagialah wahai manusia yang masih dikaruniai mimpi dan harapan, jangan mudah menyerah tetaplah tekuni dengan sungguh-sungguh proses tersebut walau harus berurai keringat dan air mata. Tetap semangat dalam menjalani hidup, lihatlah kebawah agar kita selalu kuat dan rendah hati serta lihatlah keatas sebagai pemacu kekuatan dan ketegaran mu dalam melalui proses kehidupan. InsyaAllah hidup yang kita jalani akan berkah dan senantiasa dalam lindungan kebahagiaan Allah SWT. Allah merahmati dan menyayangi semua dari kalian yang memiliki mimpi untuk membahagiakan dan mengangkat derajat dan martabat keluarga kalian, semoga Doa dan harapan kalian serta doa-doa baik orang tua, sahabat dan kerabat yang mendoakan kalian di kabulkan oleh Allah SWT. Amin Amin Amin ya Robbal'alamin. :))

Rabu, 10 Juli 2013

There is Something . . .

Kemarin atau kemarin lusa atau minggu lalu atau bulan lalu atau mungkin juga tahun lalu. Entahlah saya tidak terlalu ingat.. yang saya ingat adalah kata kata yg saya baca "sometimes the words is enough, not the person". Adakalanya saya setuju dengan kata-kata tesebut, adakalanya juga tidak. Dikatakan setuju ketika semua berjalan sesuai dengan yang diharapkan, saling bahagia, bertukar fikiran, saling pengertian, saling meengingatkan satu sama lain dan mengerti posisi masing masing entah itu keberadaanya, sifat aslinya, kedewasaaannya, cara berfikirnya dan segala macam yang berkaitan dengan pola fikir dan perangai manusia. Walau itu semua hanya dilakukan melalui alat komunikasi. :)
Dikatakan tidak setuju yaa tentu semua hal yang bertentangan dengan apa yang telah saya tulis sebelumnya. Dan ketika kita tidak menyetujui hal tersebut tentu saja tidak hanya sekedar kata-kata yang kita butuhkan, tapi juga seseorang yang kita sayang hadir disamping kita. Menguatkan keberadaan kita yang sedang sedih dan merasa terjebak dalam kesendirian.
Celakanya adalah, ketika kita membutuhkan sosok orang yang kita sayang untuk lebih menguatkan dan memuat kita lebih tegar dengan segala yang sedang kita hadapi, tapi orang yang kita sayang tersebut kurang peka dengan permasalahn yang kita punya. Sehingga, kita cenderung untuk tertutup dan membiasakan diri untuk menyelesaikan semuanya sendiri tanpa bantuan dari siapapun. Maka dari itu, sayang terhadap sesorang dan menjaga kepercayaan orang yang kita sayang memang penting, tapi yang lebih penting adalah bagaimana cara kita untuk mencintainya dan berusaha untuk lebih mandiri dalam mengahadapi segala macam apapun yang terjadi. Karna, jika kita menunggu sosoknya datang untuk membantu kita menyelesaikan semua masalah yang kita punya, maka kamu akan terjebak dalam kesedihan yang teramat larut dan perlahan-lahan kamu lelah dan akan mati rasa.
Assalamualaikum wr wb
Perkenalkan nama saya hanna filen sopia, lahir dari keluarga yang sederhana namun tetap diselimuti keberkahan dan kasih sayang Allah sehingga kami sekeluarga selalu merasa bahagia dan damai dalam kasih Allah. Saya anak ketiga dari 5 bersaudara yang memiliki cita-cita ingin menjadi dosen. Saat ini saya baru akan menempuh pendidikan S2 di Universitas Negeri Yogyakarta. Nampaknya akan banyak hal yang terjadi disini dan akan lebih banyak ilmu yang saya dapatkan disini. Rupanya, saya hanyalah seekor semut kecil yang berada di kerumunan semut-semut besar lainnya, sangat kecil dan banyak hal yang belum saya tau bahkan jauh di bawah mereka. Tapi walaupun begitu, saya tetap optimis, bahwa saya akan melalui semua ini dengan lancar, karena tekad kuat saya berada disini untuk mencari ilmu dan mengembangkan potensi berfikir saya. Saya berharap ini bukanlah akhir dari segalanya namun merupakan awal proses yang sangat berharga untuk menuju kehidupan yang lebih baik, yaitu kesuksesan. Saya akan berjuang disini dengan segenap tekad dan kemampuan yang saya miliki, saya ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi kehidupan disekitar saya dan saya ingin menjadi wanita hebat yang bisa menghebatkan kehidupan keluarga saya serta ingin menjadi wanita hebat yang menjadi pendamping laki-laki hebat beriman, cerdas, pekerja keras, penyayang, lembut dan bertanggung jawab.
Amin amin amin ya Robbalalamin.

Selasa, 02 Juli 2013

Thanks my Allah :))

Be thankful for what you have, you’ll end up having more. If you concentrate on what you don’t have, you will never, ever have enough.